Pada Abad ke-17, tepatnya pada 1696 VOC menjajah Pulau Jawa yang menjadi bagian dari Indonesia.Kala itu, mereka menanam pohon kopi di sana dan mengekspor hasilnya ke seluruh dunia. Bisnis itu sukses besar dan mendatangkan pundi-pundi harta untuk Belanda.
Tak hanya itu kata 'Java' menjadi slang atau bahasa gaul untuk kopi.
Istilah 'Java' juga digunakan untuk menyebut bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Adakah hubungannya?
Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992, dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, dan James Gosling, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems.
Awalnya, pemrograman tersebut akan diberi nama Oak -- namun sudah ada perangkat lunak yang menyandangnya.
Lalu, dipilih lah kata 'Java' -- diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Simbolnya pun berupa cangkir kopi dengan uap mengepul.
Tambahan informasi lainnya, salah satu produk kopi Indonesia menjadi yang termahal di dunia: kopi luwak.
Kopi itu berasal dari kotoran luwak (Paradoxurus hermaphroditus), hewan sejenis kucing.
Luwak memakan buah kopi yang masak. Biji-biji dari buah kopi pilihan hewan itu -- yang dijamin matang di pohon-- keluar bersama kotoran mereka. Dari situlah kopi supermahal ini berasal.
Konsultan kopi dari Laboratorium Tamp Tamp Coffe di New York, Michael Peter mengatakan, perut luwak mengandung asam yang membuat cita rasa biji kopi unik.
Kopi Luwak pernah jadi polemik di Indonesia, saat kehalalannya dipersoalkan.
Namun, kemudian Majelis Ulama Indonesia menetapkan fatwa bahwa biji kopi luwak halal sepanjang biji kopi melalui pencucian. Sehingga, biji kopi yang telah melalui pencucian bebas dari kotoran dan najis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar